Pengeluaran yang Bikin Kantong Mahasiswa Bolong

Pengeluaran yang Bikin Kantong Mahasiswa Bolong

JAKARTA – Kondisi keuangan mahasiswa umumnya terbatas, apalagi yang kuliah sambil merantau. Semakin banyak pengeluaran, harus semakin cerdas pula mahasiswa dalam mengatur uang yang dimiliki. Pasalnya, banyak juga

pengeluaran yang berpotensi membuat kantongmu semakin tipis.

Berikut ini beberapa pengeluaran yang biasanya paling banyak menguras isi kantong tanpa kamu sadari.

Makan

Pengeluaran untuk makan biasanya paling banyak menguras uang bulananmu. Belum lagi jika harus menghabiskan waktu seharian di kampus, selain makan, keinginan untuk menyantap camilan juga kerap timbul. Jadi, coba hitung, berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk makan dan jajan di kampus?

Nongkrong

Tanpa disadari, kebiasaan nongkrong di kantin bersama teman-teman, juga mendorong kita untuk mengeluarkan uang guna membeli makanan atau sekadar minuman ringan.

Pulsa

Pengeluaran pulsa saat ini lebih banyak digunakan untuk kebutuhan internet. Selain untuk hiburan, keperluan kuliah juga menjadi alasan kamu harus segera mengisi pulsa kembali. Perhitungkan dengan baik keperluan pulsamu ya.

Tugas Kuliah

Bukan mahasiswa namanya jika tidak dihadapkan dengan berbagai tugas. Kebutuhan tugas yang mengharuskanmu untuk mencetak berlembar-lembar makalah hingga proposal kegiatan yang harus dicetak penuh warna tentu menguras isi kantong. Jangan lupa masukkan pos khusus untuk kebutuhan mengerjakan tugas kuliah dalam rencana pengeluaran bulanan, ya! (afr)

 

sumber : http://news.okezone.com/read/2016/07/21/65/1443556/pengeluaran-yang-bikin-kantong-mahasiswa-bolong 

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar